Dalam memilih printer keputusan pertama yang terbaik harus Anda lakukan adalah menentukan akan menggunakan printer standar atau perangkat multifungsi yang meliputi scanner yang juga dapat bekerja sebagai mesin fotokopi. Jika Anda mengalami kesulitan untuk memilih printer inkjet yang cocok untuk Anda, Anda dapat membaca Tips Memilih Printer yang telah kami ulaskan beberapa waktu lalu. Pada artikel kali ini kami akan memberikan daftar 5 printer inkjet terbaik 2012 untuk menjadi rekomendasi Anda dalam memilih printer inkjet.
selamat datang di blog unyu ini, karena aku punya banyak hobby jadi ini blog yang isi nya macem-macem. makasih sudah mampir ke blog aku , semoga aja salah satu posting disini bermanfaat buat kalian. ^^
Sunday, November 11, 2012
5 Printer Inkjet Terbaik 2012
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Saturday, November 10, 2012
bedak yang WOW banget *lirik Maybelline Clear Smooth All In One Shine Free Cake Powder *
Sekarang aku mau review bedak Maybelline Clear Smooth All In One ini yang udah aku janjiin di review sebelumnya. Kemarin pagi sebelum pergi aku coba pake bedak ini dan aku suka banget sama hasil akhirnya,
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Sunday, October 21, 2012
10 Tips Cara Pemakaian Baterai Laptop agar Awet dan Tahan Lama
Umumnya baterai Laptop dibuat dari bahan Li-Ion yang mana Li-Ion ini memiliki umurnya berkisar antara 4-5 tahun. Semakin sering baterai di charge maka umur baterai akan semakin pendek. Lalu bagaimana cara mempertahankan performa baterai laptop agar tetap berfungsi dengan baik? atau Bagaimana menjaga keawetan baterai laptop? Pertanyaan ini seringkali diutarakan oleh pengguna laptop, sebagaimana kita ketahui baterai laptop adalah salah satu element laptop yang mahal. Tips sederhana yang bisa dilakukan semua pengguna berikut ini mungkin dapat Anda terapkan.
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Cara Merawat Laptop
Supaya Awet, laptop sekarang bukan barang mewah lagi sudah banyak orang mempunyai laptop atau notebook, karena sekarang mempunyai laptop merupakan suatu tuntutan dan wajib di punyai setiap orang demi mendukung kinerja dan aktivitas mereka. Meski bukan barang mewah laptop juga memerlukan suatu perawatan selayaknya seperti bayi yang butuh perawatan secara lembut tiap harinya, hehehe! dengan tujuan laptop itu supaya bisa tahan lama dan tidak mudah rusak.
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Wednesday, April 18, 2012
All About HyunJiwon (Hyun Bin & Ha Ji Won)
All About HyunJiwon (Hyun Bin & Ha Ji Won)
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Friday, February 17, 2012
Nugget Ayam Wortel
Nugget Ayam Wortel
Ferdiansyah/Tabloid Nakita
Nugget Ayam Wortel
Sabtu, 8/8/2009 | 10:44 WIB
Bahan:
250 gr daging ayam giling
50 gr es batu, hancurkan
50 gr wortel, parut
50 gr bayam, haluskan
60 gr tepung tapioka
1 sdm garam
1 sdm gula pasir
Ferdiansyah/Tabloid Nakita
Nugget Ayam Wortel
Sabtu, 8/8/2009 | 10:44 WIB
Bahan:
250 gr daging ayam giling
50 gr es batu, hancurkan
50 gr wortel, parut
50 gr bayam, haluskan
60 gr tepung tapioka
1 sdm garam
1 sdm gula pasir
Label:
resep makanan
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Wednesday, February 8, 2012
MJEDUCATION Storiette Competition (Lomba Cerpen Online) 2012
Prologue
Ajang ini diselenggarakan untuk membangkitkan minat serta mencari bakat di bidang penulisan fiksi di berbagai tingkatan usia dan level pendidikan. Kali ini MJEDUCATION.CO membaginya dalam 3 (tiga) kategori yaitu: A. Kategori pelajar SMP dan sederajat, B. Kategori SMA dan sederajat dan C. Kategori Mahasiswa atau Umum.
Kategori
- Kategori A : SMP sederajat
- Kategori B : SMA sederajat
- Kategori C : Mahasiswa atau Umum (usia tidak lebih dari 24 tahun saat mendaftar)
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Sunday, February 5, 2012
BUAT PARA GALAU LOVERS, baca nieh!!!!!!!
ier nemu catetan keren nieh, buat GALAU LOVERS, kekekekeke
damai,,,,
sumpah keren loh,
Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin.....”Allah menjawab
damai,,,,
sumpah keren loh,
Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin.....”Allah menjawab
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Tuesday, January 24, 2012
Alala Tanalul ‘Ilma (1) -tuntunan bagi para penuntut ilmu-
Kitab Ala la Tanalul ‘Ilma
Muhammad bin Ahmad Nabhan.
Pesantren Agung Lirboyo, Kediri.
Muhammad bin Ahmad Nabhan.
Pesantren Agung Lirboyo, Kediri.
________________________________
Ilingo gak khasil ilmu anging nem perkoro
Bakal tak ceritakke kumpule kanthi pertelo
*
Label:
islam,
lirik lagu
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
lirik sholawat - ilahilas tulis firdaus
Lirik Lagu Opick - opick ft ingrid flo-pengakuan (i’tiraf)
Ilahi lastu lil firdausi ahlaan
Walaa Aqwa ‘alannaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi
Fainnaka ghafirudz dzambil ‘adziimi
Walaa Aqwa ‘alannaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi
Fainnaka ghafirudz dzambil ‘adziimi
Label:
islam,
lirik lagu
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Wednesday, January 4, 2012
CARA MEMASANG KRONOLOGI PROFIL FACEBOOK 2012
Mungkin sudah banyak rekan blogger yang memuat artikel seperti ini, tetapi untuk menanggapi banyaknya keluhan rekan-rekan facebookeryang masih kesulitan untuk mengaktifkan kronologi/timeline, sekalian di sini saya buatkan tutorial pendek untuk itu.
Tak perlu lama-lama kita langsung ke TKP, ikuti langkahnya sebagai berikut:
1. Masuk ke account facebook anda.
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
cara menghapus kronologi di FACEBOOK
Cara menghapus Kronologi Profil Facebook
Masih mengenai Kronologi/Timeline Facebook. Pada posting saya Kronologi Profil Facebook 2012 ada seorang rekan facebook yang ternyata tidak suka menggunakan Kronologi/Timeline Facebook, dan menanyakan bagaimana cara kembali ke tampilan profil semula.
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Tuesday, December 27, 2011
BAAHAGIA?, ATAU TIDAK BAHAGIA?. BACA INI!!!!!!
Sebuah kalimat menjadi awal baru dalam karier saya, dan insyaallah berlaku juga bagi kamu, kamu , kamu. Iya kamu!!!, dan semua yang merasakan kehangatan dari kalimat ini, walau ga sama persis seperi pak Mario Teguh katakan, hehehe
Simple tapi mendalam, dalam,,,dalam,,da,,,,,,,,,,,,,lam,,,,,,,,,,,,,,banget #ea . hal itu membuat saya menyadari bahwa selama ini, saya hanya mendramatiskan kesedihan saya, yang mana masalah ini di alami oleh ribuan bahkan jutaan orang setiap harinya di dunia ini, ada yang lebih mudah dan ada yang lebih sulit dan mengharu biri kan lautan (perasaan lautan emang bira??? #jitak author).
Label:
islam
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Sunday, November 27, 2011
Faedah-Faedah Memakai Celak
Ibnu Abbas meriwayatkan dari Nabi Shollallohu ‘Alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda:
خَيْرُ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ. إِنَّهُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعَرَ.
“Celak yang terbaik untuk kamu adalah itsmid. Sesungguhnya ia bisa menjernihkan penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.”[1]
Ibnu Abbas juga meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shollallohu ‘Alaihi wasallam dahulu
خَيْرُ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ. إِنَّهُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعَرَ.
“Celak yang terbaik untuk kamu adalah itsmid. Sesungguhnya ia bisa menjernihkan penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.”[1]
Ibnu Abbas juga meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shollallohu ‘Alaihi wasallam dahulu
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Saturday, November 5, 2011
seperti menunggu bis
nieh note ier copas dari kakak angkat tersayang, kekekeke
semoga bermanfaat.
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Friday, September 30, 2011
Internet Download Manager
Awalnya ier bingung , dengan notif tentang IDM. pas tanya ama mbah google, ini nieh hasilnya, kekekeke, XD
Internet Download Manager atau biasa disingkat IDM , adalah perangkat lunak yang mampumengunduh data-data yang ada di internet dan meneruskan kembali. Perangkat buatan New York, Amerika ini menempati posisi teratas dalam memaksimalkan kecepatan mengunduh data. Tampilan dan grafis yang sederhana membuat IDM lebih bersahabat dengan penggunanya.
IDM didukung dengan fitur meneruskan kembali, yaitu untuk mengunduh ulang berkas-berkas yang sebelumnya terputus karena masalah teknis maupun nonteknis. IDM juga memiliki fitur unduh yang cepat dengan kemampuan melakukan segmentasi berkas secara otomatis dan didukung dengan teknologi yang aman.
Perangkat lunak ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada peranti lunak sejenis yang ada saat ini, karena fitur yang dimiliki dalam membagi data yang sedang diunduh menjadi beberapa bagian terpisah untuk kemudian disatukan kembali setelah proses mengunduh selesai. Proses ini dinamakan multipart. Akan tetapi, IDM berbeda dengan perangkat sejenisnya karena proses multipart ini dilakukan secara bersamaan dan kecepatannya hingga 500% atau lima kali lipat lebih baik sebagaimana diklaim oleh pembuat IDM ini.
IDM mampu membagi sebuah berkas saat proses mengunduh berlangsung hingga menjadi tujuh sampai delapan bagian atau . Sebuah berkas yang diunduh dan terbagi menjadi delapan bagian selanjutnya ditangani oleh IDM yakni dengan membagi kecepatan yang sama besar per bagiannya. Namun jika bagian-bagian tadi ada yang mengalami hambatan dalam proses unduh maka kecepatan pada bagian lain akan digunakan untuk membantu bagian yang lambat tadi.
Versi terbaru IDM download 5,18 menambahkan panel untuk web-pemain yang dapat digunakan untuk mengunduh flash video dari situs seperti YouTube, MySpaceTV, dan Google Video. Fitur ini juga dilengkapi oleh Vista support, YouTube grabber, dipugar scheduler, dan MMS dukungan protokol. Versi baru juga menambahkan integrasi untuk Internet Explorer dan browser berbasis Internet Explorer, didesain ulang dan, peningkatan toolbar, dan perbaikan fitur baru lainnya.
Internet Download Manager atau biasa disingkat IDM , adalah perangkat lunak yang mampumengunduh data-data yang ada di internet dan meneruskan kembali. Perangkat buatan New York, Amerika ini menempati posisi teratas dalam memaksimalkan kecepatan mengunduh data. Tampilan dan grafis yang sederhana membuat IDM lebih bersahabat dengan penggunanya.
IDM didukung dengan fitur meneruskan kembali, yaitu untuk mengunduh ulang berkas-berkas yang sebelumnya terputus karena masalah teknis maupun nonteknis. IDM juga memiliki fitur unduh yang cepat dengan kemampuan melakukan segmentasi berkas secara otomatis dan didukung dengan teknologi yang aman.
Perangkat lunak ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada peranti lunak sejenis yang ada saat ini, karena fitur yang dimiliki dalam membagi data yang sedang diunduh menjadi beberapa bagian terpisah untuk kemudian disatukan kembali setelah proses mengunduh selesai. Proses ini dinamakan multipart. Akan tetapi, IDM berbeda dengan perangkat sejenisnya karena proses multipart ini dilakukan secara bersamaan dan kecepatannya hingga 500% atau lima kali lipat lebih baik sebagaimana diklaim oleh pembuat IDM ini.
IDM mampu membagi sebuah berkas saat proses mengunduh berlangsung hingga menjadi tujuh sampai delapan bagian atau . Sebuah berkas yang diunduh dan terbagi menjadi delapan bagian selanjutnya ditangani oleh IDM yakni dengan membagi kecepatan yang sama besar per bagiannya. Namun jika bagian-bagian tadi ada yang mengalami hambatan dalam proses unduh maka kecepatan pada bagian lain akan digunakan untuk membantu bagian yang lambat tadi.
Versi terbaru IDM download 5,18 menambahkan panel untuk web-pemain yang dapat digunakan untuk mengunduh flash video dari situs seperti YouTube, MySpaceTV, dan Google Video. Fitur ini juga dilengkapi oleh Vista support, YouTube grabber, dipugar scheduler, dan MMS dukungan protokol. Versi baru juga menambahkan integrasi untuk Internet Explorer dan browser berbasis Internet Explorer, didesain ulang dan, peningkatan toolbar, dan perbaikan fitur baru lainnya.
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Wednesday, May 18, 2011
lomba naskah, "kumpulan cerpen" => Lomba Kumcer di LeutikaPrio
Ada belasan file cerpen bertebaran di laptopmu. Ada setumpuk kertas berisi cerpen-cerpen jadul yang hanya kalian tulis, baca dan simpan. Apa kalian suka bertukar cerpen dengan kawan-kawan lain yang juga hobi menulis? Kenapa nggak bikin antologi aja? So, Leutika mengajak kalian yang punya karya untuk ikutan event “Kumcerku di LeutikaPRIO”.
Ketentuan :
1. Add FB LeutikaPrio untuk memudahkan peserta dalam bertanya tentang lomba ini.
2. Tidak ada persyaratan khusus soal tema.
- Peserta boleh mengeksplor tema apa pun.
- Peserta boleh menerapkan satu tema (perempuan saja, misalnya), atau beragam tema (perempuan, politik, anak-anak jalanan, dll.) dalam satu kumcernya.
- Termasuk kami memperbolehkan pengiriman kumcer anak, remaja, ataupun dewasa.
3. Isi naskah tidak mengandung SARA dan pornografi.
- Batasan pornografi dewan juri adalah tidak menarasikan adegan seks secara eksplisit.
4. Cerpen yang menjadi bagian dari kumcer yang diikutsertakan tidak pernah diterbitkan oleh pihak lain baik dalam bentuk media cetak (lokal maupun nasional) atau media online (website sastra, misalnya), baik media yang menyediakan imbalan dalam bentuk fee maupun sekadar pemuatan saja.
Hal demikian untuk menyamaratakan setiap cerpen yang masuk dalam sesi penjurian. Ketentuan no.4 ini mengecualikan cerpen yang pernah dimuat di blog pribadi atau FB. Kami mempersilakan cerpen tersebut untuk diikutsertakan dalam lomba ini.
5. Satu naskah terdiri dari minimal 10 cerpen dan maksimal 15 cerpen. Dengan jumlah halaman tiap cerpen min.4 mak.10 hal. A4 spasi 1 ½ Times New Roman 12.
6. 10 atau 15 cerpen tersebut boleh merupakan karya sendiri atau pun komplasi (bareng-bareng).
- Apabila peserta menghendaki opsi kedua (kompilasi) maka maksimal penulis adalah 5 orang.
7. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaik.
- So, Peserta yang memilih opsi pertama (menulisnya sendiri) tidak diperbolehkan mengirim
naskah dalam bentuk kompilasi. Begitu juga sebaliknya, peserta yang masuk dalam kompilasi, tidak boleh mengirim naskah dalam bentuk solo.
Teknis pengiriman naskah:
1. Kirim karyamu ke leutikaprio@hotmail.com dengan subjek “Kumcerku di LeutikaPRIO”. (Peserta dalam bentuk kompilasi, wajib menunjuk satu koordinator yang bertugas mengirim naskah ke email tersebut).
2. Lengkapi karyamu dengan biodata.
(Nama asli, nama pena, tempat tanggal lahir, alamat sesuai KTP, alamat surat, email, fb, no telp/HP yang bisa dihubungi, dan no rekening yang masih aktif.)
(PESERTA TIDAK PERLU MENGIRIM SINOPSISNYA)
3. Untuk memudahkan proses download kami, kumpulkan masing-masing cerpen dalam satu file, jangan mengirimkannya dalam bentuk file yang terpisah-pisah.
4. Mohon untuk meng-attach file dan tidak menaruh (kumcer maupun biodata) di badan email.
5. Setiap karya yang dikirim ke selain email di atas, tidak kami data dan kami anggap tidak sah.
6. Posting gambar event & materi lomba di FB masing2. Tag minimal 25 orang. Dengan berbagai pertimbangan peserta mohon tidak mentag FB Leutika Publisher/Leutika Publisher Dua/LeutikaPrio, pendataan kami lakukan via email.
7. Peserta tidak diperbolehkan memosting cerpen yang diikusertakan selama lomba berjalan, baik dalam blog pribadi maupun notes FB. Bagi yang mengikut sertakan cerpen yang pernah diposting di blog pribadi, mohon untuk menghapus postingan tersebut.
Hadiah:
Leutika akan memilih 5 (lima) kumcer terbaik, masing-masing akan mendapatkan:
1. Paket penerbitan secara GRATIS di LeutikaPrio senilai total Rp 2.500.000 (@500rb).
2. 1 eks hasil buku jadi, dan royalti dari penjualan buku yang hanya dijual secara online.
3. 5 judul buku dari Leutika Publisher (judul tidak bisa memilih.
Hadiah buku akan dikirim langsung ke alamat pemenang (untuk pemenang dalam bentuk kompilasi, Leutika hanya mengirimkan hadiah ke alamat koordinator).
Bagi peserta yang belum menang, akan mendapatkan diskon biaya penerbitan di LeutikaPrio senilai 100rb, yakni, apabila menghendaki penerbitan di LeutikaPrio maka cukup mebayar 400rb (menghemat 20% dari biaya asli). Deadline diskon akan kami informasikan setelah lomba selesai, & hak karya kami kembalikan ke masing-masing peserta.
Deadline: 31 Mei 2011 (jam 12 malam).
Pengumuman Pemenang: 6 Juni 2011 (jam 12 siang) di www.leutika.com dan www.leutikaprio.com dan seluruh FB Leutika.
Info lengkap lombanya ada di: http://www.leutika.com/berita/1104227/kumcerku_di_leutikaprio
Gue copas dari notenya Dadan Erlangga : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150176678026239&comments
Ketentuan :
1. Add FB LeutikaPrio untuk memudahkan peserta dalam bertanya tentang lomba ini.
2. Tidak ada persyaratan khusus soal tema.
- Peserta boleh mengeksplor tema apa pun.
- Peserta boleh menerapkan satu tema (perempuan saja, misalnya), atau beragam tema (perempuan, politik, anak-anak jalanan, dll.) dalam satu kumcernya.
- Termasuk kami memperbolehkan pengiriman kumcer anak, remaja, ataupun dewasa.
3. Isi naskah tidak mengandung SARA dan pornografi.
- Batasan pornografi dewan juri adalah tidak menarasikan adegan seks secara eksplisit.
4. Cerpen yang menjadi bagian dari kumcer yang diikutsertakan tidak pernah diterbitkan oleh pihak lain baik dalam bentuk media cetak (lokal maupun nasional) atau media online (website sastra, misalnya), baik media yang menyediakan imbalan dalam bentuk fee maupun sekadar pemuatan saja.
Hal demikian untuk menyamaratakan setiap cerpen yang masuk dalam sesi penjurian. Ketentuan no.4 ini mengecualikan cerpen yang pernah dimuat di blog pribadi atau FB. Kami mempersilakan cerpen tersebut untuk diikutsertakan dalam lomba ini.
5. Satu naskah terdiri dari minimal 10 cerpen dan maksimal 15 cerpen. Dengan jumlah halaman tiap cerpen min.4 mak.10 hal. A4 spasi 1 ½ Times New Roman 12.
6. 10 atau 15 cerpen tersebut boleh merupakan karya sendiri atau pun komplasi (bareng-bareng).
- Apabila peserta menghendaki opsi kedua (kompilasi) maka maksimal penulis adalah 5 orang.
7. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaik.
- So, Peserta yang memilih opsi pertama (menulisnya sendiri) tidak diperbolehkan mengirim
naskah dalam bentuk kompilasi. Begitu juga sebaliknya, peserta yang masuk dalam kompilasi, tidak boleh mengirim naskah dalam bentuk solo.
Teknis pengiriman naskah:
1. Kirim karyamu ke leutikaprio@hotmail.com dengan subjek “Kumcerku di LeutikaPRIO”. (Peserta dalam bentuk kompilasi, wajib menunjuk satu koordinator yang bertugas mengirim naskah ke email tersebut).
2. Lengkapi karyamu dengan biodata.
(Nama asli, nama pena, tempat tanggal lahir, alamat sesuai KTP, alamat surat, email, fb, no telp/HP yang bisa dihubungi, dan no rekening yang masih aktif.)
(PESERTA TIDAK PERLU MENGIRIM SINOPSISNYA)
3. Untuk memudahkan proses download kami, kumpulkan masing-masing cerpen dalam satu file, jangan mengirimkannya dalam bentuk file yang terpisah-pisah.
4. Mohon untuk meng-attach file dan tidak menaruh (kumcer maupun biodata) di badan email.
5. Setiap karya yang dikirim ke selain email di atas, tidak kami data dan kami anggap tidak sah.
6. Posting gambar event & materi lomba di FB masing2. Tag minimal 25 orang. Dengan berbagai pertimbangan peserta mohon tidak mentag FB Leutika Publisher/Leutika Publisher Dua/LeutikaPrio, pendataan kami lakukan via email.
7. Peserta tidak diperbolehkan memosting cerpen yang diikusertakan selama lomba berjalan, baik dalam blog pribadi maupun notes FB. Bagi yang mengikut sertakan cerpen yang pernah diposting di blog pribadi, mohon untuk menghapus postingan tersebut.
Hadiah:
Leutika akan memilih 5 (lima) kumcer terbaik, masing-masing akan mendapatkan:
1. Paket penerbitan secara GRATIS di LeutikaPrio senilai total Rp 2.500.000 (@500rb).
2. 1 eks hasil buku jadi, dan royalti dari penjualan buku yang hanya dijual secara online.
3. 5 judul buku dari Leutika Publisher (judul tidak bisa memilih.
Hadiah buku akan dikirim langsung ke alamat pemenang (untuk pemenang dalam bentuk kompilasi, Leutika hanya mengirimkan hadiah ke alamat koordinator).
Bagi peserta yang belum menang, akan mendapatkan diskon biaya penerbitan di LeutikaPrio senilai 100rb, yakni, apabila menghendaki penerbitan di LeutikaPrio maka cukup mebayar 400rb (menghemat 20% dari biaya asli). Deadline diskon akan kami informasikan setelah lomba selesai, & hak karya kami kembalikan ke masing-masing peserta.
Deadline: 31 Mei 2011 (jam 12 malam).
Pengumuman Pemenang: 6 Juni 2011 (jam 12 siang) di www.leutika.com dan www.leutikaprio.com dan seluruh FB Leutika.
Info lengkap lombanya ada di: http://www.leutika.com/berita/1104227/kumcerku_di_leutikaprio
Gue copas dari notenya Dadan Erlangga : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150176678026239&comments
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Thursday, May 5, 2011
LOMBA CERPEN
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
LOMBA CERPEN
Deadline: 30 Juni 2011
Dengan Mengusung Seni Sastra didalam kepribadian menulis bagi para penerus bangsa, Pelajar Tanah Air didalam berkompetisi menulis bebas dalam bentuk Cerpen (Cerita Pendek) yang bertemakan “Indonesia dan Pena”.
Kompetisi Cerpen ini dikhususkan untuk Pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa diseluruh Tanah Air.
Tema yang bertajuk “Indonesia dan Pena” dapat dikategorikan seperti:
- Cerita Lingkungan Hidup sehari-hari.
- Cerita tentang penyalahgunaan aturan-aturan di Indonesia.
- Cerita tentang Bencana Alam.
- Cerita dengan nuansa Cinta, Kepada; Orang Tua, Sahabat, Pacar, Tanah Air, dll.
- Cerita Horor/Misteri yang pernah dengar dari orang lain/dialami sendiri.
- Cerita Lucu, Seru-seruan, Gokil, Jayus, Jahil, yang pernah ada.
- Cerita tentang tokoh yang paling kamu kagumi/idolakan.
Persyaratan :
- Memiliki blog/web pribadi dan wajib memasang banner “Indonesia dan Pena” pada blog dan didalam tulisan Cerpen yang akan diikutkan kompetisi ini.
- Lomba berlaku bagi pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa.
- Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia kreatif, unik, serapan dan bahasan sehari-hari.
- Panjang Cerpen tidak dibatasi.
- Naskah diwajibkan asli/wajib asli, bukan terjemah, saduran, atau jiplakan ide dari karya lain yang sudah ada. Jika dibutuhkan, peserta siap dihubungi panitia untuk mempertanggungjawabkan keaslian naskah isi dari Cerpen.
- Naskah tidak mengandung unsur SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), pornografi, dan sadisme serta melanggar per’Undang-Undangan yang berlaku.
- Naskah belum pernah diterbitkan di media massa/buku (cetak maupun elektronik), dan tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi/perlombaan lain (sejenis).
- Atas karya yang menang, Panitia Lomba “Indonesia dan Pena” berhak menerbitkannya dalam bentuk buku, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari perbaikan untuk Negeri.
- Naskah Cerpen yang diikutsertakan akan menjadi hak panitia dan tidak dapat dikembalikan.
- Keputusan dewan juri mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
- Melakukan pendaftaran.
- Memetuhi segala peraturan didalam ajang kompetisi ini.
Hadiah :
- Juara I : Uang Tunai Rp. 4.200.00,-
- Juara II : Uang Tunai Rp. 3.200.000,-
- Juara III : Uang Tunai Rp. 2.200.000,-
- Dan 7 Cerpen Fovorit akan mendapatkan Uang Tunai Rp. 200.00,-
Pendaftaran :
Ketentuan Khusus :- Mengisi formulir pendaftaran. Download disini
- Biaya pendaftaran Rp. 10.000,- untuk 1 Cerpen.
- Setiap peserta hanya boleh mengikuti maksimal 2 Karya Cerpen.
- Naskah Cerpen dikirimkan melalui surat elektronik (email). Ke : ilmu@mail.com dan CC ke : karya@writeme.com atau ilmumenulis@gmail.com. Dengan Subjek : Indonesia dan Pena – Nama Peserta.
- Panitia menyatakan peserta resmi mengikuti kompetisi setelah melakukan pendaftaran yang dilampirkan struk nomor seri bank pengiriman uang pendaftaran.
- No Rek Bank Pendaftaran :
- Bank BNI: 015 473-1105 Atas Nama : Aufa Imiliyana.
- Pengumuman pemenang akan dimuat di blog www.ilmumahasiswa.co.cc, twitter, facebook page dan dihubungi ke nomor telepon pemenang pada tanggal 10 Juli 2011.
- Hadiah akan ditransfer via bank ke rekening peserta.
- Pemenang akan mendapat pemberitahuan langsung dari Panitia “Indonesia dan Pena” melalui email karya@writeme.com dan ilmu@mail.com atau ilmumenulis@gmail.com
- Semua peserta berhak menjadi anggota Facebook page Ilmu Mahasiswa.
- Penerbitan karya pemenang tanggal 17 Agustus 2011
- Panitia tidak melayani korespondensi dalam bentuk apa pun berkaitan dengan kompetisi Indonesia dan Pena ini.
Imelda Fauziah : 0313 4117525
Radit D : 085732 4567 65 / 085732 4567 17
YM/GT : ilmumahasiswa
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Friday, January 28, 2011
donghae maen drama....
Pastinya udah lama tahu kabar ini, tapi sinopsisnya ma kaset bajakannya udah ada loh. Bagi yang berminat udah bertabur di PTC mall di kota palembang, sumah ier deg-degan banget pas ngelirik di deretan kaset ada sebuah kodrama yang ier cari-cari selama ini....
BELUM ADA, dengan kata laen ier boong. huagagagaga
Huagagaga, jelas aja belum ada. Tapi ier bener-bener ngarepin itu drama cepetan ada bajakannya.
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Saturday, January 8, 2011
ALAMAT penerbiT
buat kalian yang suka nulis,
ada baiknya tulisan itu di coba buat di terbitin.
siapa tahu jadi buku bestseller??,
trus hobby berganda fungsi menjadi ajang penghasil rupiah?.
oke deh, ini beberapa alamat penerbit buku,
yang pastinya penerbit yang bagus dan
gak bakalan pakek kertas baug lapuk.
coba deh,
- FLP.
Jl. Keadilan Raya no 13 blok XVI Depok 16418
email:
lingkarpena@indo.net.id
telp/faks:
(021)7712100
- AsmaNadia
Jl. Merapi Raya No.44 Depok Timur 16417
web:
www.penebitasmanadia.multiply.com
no telp:
7712100
- bukune
Jl. H. Montong no. 57 ciganjur Jagakarsa jakarta selatan 12630
web:
www.bukune.com
fb:
penerbit bukune
twitter:
@bukune
blog:
//blog.bukune.com
- Dar! mizan
Jl. Cinambo No. 137 Cisaranten Wetan,
Bandung 40294
telp:
(022)7834316
faks:
(022)7834316
Label:
puenting nieh
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Monday, December 20, 2010
aku bangga jadi anak Indonesia
Suatu kebanggaan telah di ukir anak bangsa melalui pertandingan AFF, TIMNAS memenangkan beberapa pertandingan melawan Negara lain lewat GOL cantik yang tercipta. Semua orang menyambut kemenangan, semua bersorak girang dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Namun, yang seharusnya kita banggakan bukanlah kemenangannya, bukan skor tinggi atau piala yang akan di menangkan tapi semangat juang mereka. Semangat untuk mewujudkan mimpi dan meraih prestasi!!, semangat ingin membuat orang lain tersenyum, semangat untuk mengatakan kepada dunia “AKU ANAK INDONEIA!!!”. Sesuatu yang telah lama pudar dari bangsa Indonesia, yang kini telah bangkit kembali.
Selama ini, yang saya ketahui tentang Indonesia adalah sebuah Negara dengan pejabat korup, sebuah Negara dengan kerusuhan dimana-mana serta ketidak adilan. Negara yang hanya bisa menjiplak hasil karya dari orang lain, bahkan untuk hal sepele seperti cover album pun harus menjiplak. mereka yang hanya bisa mencoreng nama baik bangsa dengan kelakuan yang sangat memalukan, mereka yang tidak mencintai Indonesia.
Sekarang, saya tahu. Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mempunyai kepercayaan diri, bangsa yang bangkit menjadi diri sendiri. Aku bangga, aku bangga menjadi anak Indonesia!!!. MERDEKA!!!.
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Saturday, November 27, 2010
perang antara korut dan korsel
Perang Korea (bahasa Korea: 한국전쟁), dari 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953
adalah sebuah konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan. Perang ini juga disebut "perang yang dimandatkan" (bahasa Inggris proxy war) antara Amerika Serikat dan sekutu PBB-nya dan komunis Republik Rakyat Cina dan Uni Soviet (juga anggota PBB). Peserta perang utama adalah Korea Utara dan Korea Selatan. Sekutu utama Korea Selatan termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Britania Raya, meskipun banyak negara lain mengirimkan tentara di bawah bendera PBB.Sekutu Korea Utara termasuk Republik Rakyat Tiongkok, yang menyediakan kekuatan militer, dan Uni Soviet yang menyediakan penasehat perang dan pilot pesawat, dan juga persenjataan, untuk pasukan China dan Korea Utara. Di Amerika Serikat konflik ini diistilahkan sebagai aksi polisi (police action) di bawah bendera PBB dari pada sebuah perang, dikarenakan untuk menghilangkan keperluan Kongres mengumumkan perang.
Latar belakang
Di Amerika Serikat, perang ini secara resmi dideskripsikan sebagai tindakan polisi (police action) karena tidak adanya deklarasi perang resmi dari Kongres AS. Dalam bahasa sehari-hari, perang ini juga sering disebut The Forgotten War ("perang yang terlupakan") dan The Unknown War ("perang yang tidak diketahui") karena dianggap sebagai urusan PBB, berakhir buntu (stalemate), sedikitnya korban dari pihak AS, dan kurang jelasnya isu-isu menjadi penyebab perang ini, bila dibandingkan dengan Perang Vietnam dan Perang Dunia ke-2.Di Korea Selatan, perang ini biasa disebut sebagai Perang 6-2-5 (yuk-i-o jeonjaeng) yang mencerminkan tanggal dimulainya perang pada 25 Juni.Di Korea Utara, perang ini secara resmi disebut Choguk haebang chǒnjaeng ("perang pembebasan tanah air"). Perang ini juga disebut Chosǒn chǒnjaeng ("Perang Joseo", Joseon adalah sebutan Korea Utara untuk tanah Korea).Di Republik Rakyat Cina, perang ini secara resmi disebut Chao Xian Zhan Zheng (Perang Korea). kata "Chao Xian" merujuk ke Korea pada umumnya, dan secara resmi Korea Utara.Istilah Perang Korea juga dapat menyatakan pertempuran sebelum invasi maupun setelah gencatan senjata dilakukan.
Pendudukan Jepang (1910–1945)
Setelah mengalahkan Dinasti Qing Cina pada Perang Sino-Jepang Pertama (1894–96), Kekaisaran Jepang menduduki Kekaisaran Korea (1897–1910) yang dipimpin oleh Kaisar Gojong.Satu dekade kemudian, saat mengalahkan Kekaisaran Russia pada Perang Russo-Jepang (1904–05), Jepang menjadikan Korea sebagai protektorat-nya melalui Perjanjian Eulsa di tahun 1905, kemudian menganeksasinya melalui Perjanjian Aneksasi Jepang-Korea di tahun 1910.Sejak saat itu banyak Nasionalis Korea dan kaum intelektual yang melarikan diri. Beberapa dari mereka membentuk Pemerintahan Sementara Korea, dipimpin oleh Syngman Rhee, di Shanghai pada tahun 1919, dan menjadi "pemerintahan di pengasingan" (government-in-exile) yang hanya diakui oleh sedikit negara. Pada tahun 1919 hingga 1925, komunis Korea memulai pemberontakannya terhadap Jepang.Korea di bawah pendudukan Jepang dianggap sebagai bagian dari Kekaisaran Jepang bersama dengan Taiwan, yang merupakan bagian dari Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya; pada tahun 1937, Gubernur-Jenderal koloni, Jenderal Minami Jiro, memerintahkan dilakukannya asimilasi budaya Jepang terhadap 23,5 juta penduduk koloni dengan melarang bahasa, literatur, dan budaya Korea, dan menggantinya dengan budaya Jepang, serta memerintahkan orang Korea mengganti nama mereka menjadi nama Jepang. Pada tahun 1938, pemerintahan kolonial menjalankan sistem kerja paksa; hingga 1939, 2,6 juta orang Korea bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja paksa; pada 1942, pria-pria di Korea dipaksa menjadi tentara Jepang.Sementara itu di Cina, kelompok nasionalis Tentara Revolusi Nasional dan kelompok komunis Tentara Pembebasan Rakyat mengorganisir (sayap-kanan dan sayap-kiri) patriot Korea yang mengungsi. Kelompok Nasionalis yg dipimpin oleh Yi Pom-Sok bertempur di Pertempuran Burma (Desember 1941 — Agustus 1945). Kelompok komunis, yang dipimpin oleh Kim Il-sung, bertempur melawan Jepang di Korea.Selama Perang Dunia II, tentara Jepang memanfaatkan makanan, ternak, dan logam dari Korea untuk tujuan perang. Tentara Jepang di Korea meningkat dari 46.000 (1941) ke 300.000 personel (1945). Tentara Jepang juga merekrut paksa 2,6 juta tenaga kerja yang dikontrol oleh Polisi kolaborasionis Korea; lebih dari 723.000 orang dikirim ke luar negeri dan juga ke kota-kota di Jepang. Pada Januari 1945, 32% tenaga kerja Jepang adalah orang Korea; pada Agustus 1945, ketika Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hirosima, 25% di antara mereka tewas.Namun, pendudukan Jepang di Korea dan Taiwan itu tidak diakui oleh negara kekuatan dunia di akhir perang.Di tahun berikutnya, Amerika Serikat dan Soviet membuat perjanjian untuk membagi Korea menjadi dua, tanpa melibatkan pihak Korea. Korea saat itu diwakili oleh kolonel Tentara Amerika Serikat Dean Rusk dan Charles Bonesteel.Dua tahun sebelumnya, di Konferensi Kairo (November 1943), Nasionalis Cina, Britania Raya, dan Amerika Serikat memutuskan bahwa Korea harus menjadi negara merdeka, "pada waktunya"; Stallin pun setuju. Pada bulan Februari 1945, di Konferensi Yalta, Sekutu gagal mendirikan perwalian Korea sebagaimana diwacanakan pada tahun 1943 oleh presiden Amerika Serikat Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill.Sesuai perjanjian AS-Soviet, Uni Soviet mendeklarasikan perang pembebasan Korea dari Jepang pada tanggal 9 Agustus 1945, dan, pada tanggal 10 Agustus, Tentara Merah berhasil menduduki Korea bagian utara, dengan pendaratan amfibi di bagian utara garis lintang 38 derajat (38th parallel). Rusia juga berhasil mengusir tentara Jepang dan masuk melalui Manchuria, Cina.Tiga minggu kemudian, pada 8 September 1945, Letnan Jendral John R. Hodge dari Amerika Serikat tiba di Incheon untuk menerima penyerahan Jepang di bagian Selatan garis lintang 38 derajat.
Pemisahan Korea (1945)
Pada Konferensi Postdam (Juli—Agustus 1945), Sekutu secara sepihak memutuskan untuk membagi Korea tanpa melakukan konsultasi dengan pihak Korea sendiri—Hal ini berkontradiksi dengan Konferensi Kairo (November 1943) di mana Churchill, Chiang Kai-shek, dan Franklin D. Roosevelt mendeklarasikan bahwa Korea harus menjadi negara bebas dan merdeka.Rp. 24Rp. 24-25Rp. 25.Selain itu, sebelumnya, Konferensi Yalta (February 1945) mengizinkan Stallin membangun "zona penyangga" Eropa—negara satelit yang berada di bawah Moskwa—sebagai balasan karena telah membantu Amerika Serikat di Perang Pasifik melawan Jepang.Pada tanggal 10 Agustus, Tentara Merah menguasai bagian utara semenanjung Korea, sebagaimana yang telah disepakati, dan pada tanggal 26 Agustus berhenti di garis lintang 38 derajat selama 3 minggu untuk menunggu kedatangan pasukan Amerika Serikat di Selatan.Rp. 25Rp. 24Pada hari itu juga, dengan semakin dekatnya jadwal kapitulasi Jepang (15 Agustus), Amerika Serikat ragu Uni Soviet akan mengakui peran mereka dalam "komisi bersama", perjanjian pendudukan Korea yang disponsori Amerika Serikat. Sebulan sebelumnya, untuk memenuhi persyaratan politico-militer Amerika Serikat, Kolonel Dean Rusk dan Kolonel Charles Bonesteel III membagi semenanjung Korea menjadi dua di garis lintang 38 derajad setelah dengan terburu-buru (tiga puluh menit) memutuskan bahwa Daerah Pendudukan AS di Korea harus setidaknya memiliki dua pelabuhan.Menjelaskan mengapa zona demarkasi (garis lintang 38 derajat) terlalu selatan, Rusk mengatakan, "bahkan meskipun perbatasan itu lebih ke utara daripada yang dapat secara realistis dicapai oleh pasukan Amerika, dalam hal terjadi perselisihan Soviet ... kami merasa penting untuk menyertakan ibu kota Korea sebagai tanggung jawab pasukan Amerika," terutama ketika "dihadapkan dengan kurangnya jumlah pasukan AS yang tersedia, juga faktor ruang dan waktu, yang mengakibatkan sulitnya pasukan mencapai lebih jauh ke utara sebelum pasukan Soviet sampai terlebih dahulu.”Pasukan Soviet setuju dengan demarkasi itu.Dengan berkuasanya pemerintahan militer, Jenderal John R. Hodge secara langsung mengontrol Korea Selatan melalui Pemerintahan Militer Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di Korea(USAMGIK 1945–48).Ia memperkuat kontrolnya dengan cara, pertama, mengembalikan kekuasaan administrator-administrator kunci kolonial Jepang dan juga polisi kolabolatornya, kedua menolak pengakuan USAMGIK terhadap People's Republic of Korea (PRK) (August–September 1945)—pemerintahan sementara Korea yang mulai berkuasa di semenanjung Korea—karena dianggap sebagai komunis. Kebijakan AS, yang menolak pemerintahan populer di Korea, menimbulkan gejolak dalam masyarakat, dan mengakibatkan munculnya Perang sipil Korea.Pada 3 September 1945, Letnan Jendral Yoshio Kozuki, komandan, Tentara Area ke-17 Jepang, mengontak Hodge, mengatakan bahwa tentara soviet mulai bergerak ke arah selatan lintang 38 derajat di Kaesong. Hodge mempercayai keakuratan informasi itu.Pada bulan Desember 1945, Korea di bawah Komisi Bersama AS-Uni Soviet menyetujui Konferensi Menteri Luar Negeri Moskwa (October 1945), lagi-lagi tanpa melibatkan pihak Korea. Komisi tersebut memutuskan bahwa negara tersebut akan merdeka setelah lima tahun di bawah kepemimpinan dewan perwalian.Rakyat Korea marah dan memulai revolusil di Selatan, beberapa hanya melakukan protes, sisanya mengangkat senjata;untuk menahannya, USAMGIK melarang protes (8 December 1945) dan mencabut perlindungan hukum terhadap Pemerintahan Revolusioner PRK dan Komite Rakyat PRK pada 12 Desember 1945.Penindasan kedaulatan ini mengakibatkan 8.000 pekerja-kereta-api berunjuk rasa pada 23 September 1946 di Pusan, yang kemudian menyebar ke seluruh wilayah Korea yang dikuasai AS; USAMGIK pun kehilangan kontrolnya. Pada 1 Oktober 1946, polisi Korea membunuh tiga mahasiswa di “Pemberontakan Daegu”; rakyat menyerang balik dan membunuh 38 polisi. Demikian juga pada tanggal 3 Oktober, sekitar 10.000 orang menyerang kantor polisi Yeongcheon, membunuh tiga anggota polisi dan melukai 40 orang lainnya; di tempat lain, massa membunuh 20 tuan tanah dan pejabat Korea Selatan yang pro-Jepang.USAMGIK mendeklarasikan hukum perang untuk mengontrok Korea Selatan.Kelompok sayap-kanan Representative Democratic Council, yang dipimpin oleh nasionalis [Syngman Rhee], menentang perwalian Soviet-Amerika di Korea, berpendapat bahwa setelah tiga uluh lima tahun (1910–45) pemerintah kolonial Jepang (pemerintah asing), rakyat korea menolak dipimpin pemerintahan asing lainnya, termasuk AS dan Soviet. Mendapatkan keuntungan dari memanasnya suhu perpolitikan, AS keluar dari Persetujuan Moskwa—dan membentuk pemerintahan sipil anti-komunis di Korea Selatan. AS juga melakukan pemilu yang kemudian ditentang, dan diboykot oleh Uni Soviet untuk memaksa AS mematuhi Persetujuan Moskwa.Rp. 26.Resultan pemerintah anti-komunis Korea Selatan yang mengumumkan secara resmi konstitusi politik nasional (17 July 1948) memilih Syngman Rhee (20 July 1948) sebagai presiden dan mendirikan Republik Korea Selatan pada 15 Agustus 1948.Demikian juga di Zona Okupasi Rusia, Uni Soviet mendirikan pemerintahan komunis Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Il-sung.Presiden Korea Selatan Syngman Rhee mengusir komunis dan anggota kelompok sayap kiri dari dunia perpolitikan nasional. Merasa dicabut haknya, mereka pergi ke daerah perbukitan dan bersiap melakukan perang gerilya melawan pemerintahan Republik Korea yang disokong oleh Amerika Serikat.Para nasionalis, baik Syngman Rhee dan Kim Il-Sung, bermaksud menyatukan Korea, namun di bawah sistem politik yang dianut masing-masing pihak.Dengan persenjataan yang lebih baik, Korea Utara berhasil meningkatkan ketegangan di perbatasan, dan kemudian menyerang—setelah sebelumnya melakukan provokasi—sebaliknya Korea Selatan, dengan bantuan terbatas dari Amerika Serikat, tidak mampu menandinginya. Di awal era Perang Dingin ketika itu, pemerintah AS menganggap semua komunis—dari bangsa apapun—adalah anggota blok Komunis yang dikontrol atau setidaknya mendapat pengaruh dari pemerintahan Moskwa; akibatnya AS mengaggap perang sipil di Korea sebagai manuver hegemoni dari Uni Soviet.Tentara AS mundur dari Korea tahun 1949 [27] meninggalkan tentara Korea Selatan dengan sedikit persenjataan. Di lain pihak, Uni Soviet memberikan bantuan persenjataan dalam jumlah banyak ke tentara Korea Utara dan mendukung rencana invasi Kim Il-Sung.
Jalannya perang
Peran Joseph Stalin dan Mao Zedong
Professor Shen Zhihua, yang menggunakan dana pribadinya untuk membeli arsip-arsip Uni Soviet, banyak menemukan telegram-telegram antara Moskwa dengan Beijing sebelum perang dimulai. Berikut ini adalah ikhtisar singkat dari sejumlah telegram antara Mao dan Stalin.
1)Pada 1 Oktober 1950 Kim Il-sung mengirim telegram ke Cina, meminta intervensi militer. Pada hari yang sama, Mao Zedong menerima telegram Stalin, yang juga meminta Cina mengirim pasukan ke Korea.
2)Pada 5 Oktober 1950, di bawah tekanan Mao Zedong dan Peng Dehuai, Komite Pusat Komunis Cina memutuskan untuk melakukan intervensi militer di Korea.
3)Pada 11 Oktober 1950 Stalin dan Zhou Enlai mengirim telegram yang ditandatangani bersama kepada Mao, yang menyatakan:
a)Tentara Cina yang dikirimkan kurang persiapan dan tidak dilengkapi tank dan artileri; dibutuhkan waktu dua bulan sebelum bantuan perlindungan udara (air cover) sampai di sana.
b)Dalam jangka waktu satu bulan, tentara dengan perlengkapan memadai harus sudah siap di posisinya masing-masing; bila tidak, maka pasukan AS akan berjalan lebih jauh ke utara dan mengalahkan Korea Utara.
c)Pasukan dengan perlengkapan yang memadai harus dikirim ke Korea dalam jangka waktu enam bulan, bila lebih, maka Korea Utara diperkirakan telah diduduki AS, sehingga bantuan tentara akan sia-sia.
4)Pada 12 Oktober 1950, pukul 15:30 waktu Beijing, Mao mengirim telegram kepada Stalin melalui duta besarnya: Saya setuju dengan keputusan Anda (Stalin dan Zhou).
5)Pada 12 Oktober 1950, pukul 22:12 waktu Beijing, Mao mengirim telegram lain: Saya setuju dengan telegram 10 Oktober, pasukan saya akan tetap di tempatnya, saya telah mengeluarkan perintah untuk menunda rencana ke Korea.
6)Pada 12 Oktober 1950, Stalin mengirim telegram ke Kim Il-sung, mengatakan: tentara Rusia dan Cina tidak akan datang.
7)Pada 13 Oktober, duta besar Rusia di Beijing mengirim telegram kepada Stalin, mengatakan: Mao Zedong telah memberitahu kepadanya bahwa Komite Pusat Komunis Cina telah menyetujui keputusan pengiriman pasukan ke Korea.
Korea Utara menyerang (Juni 1950)
Meskipun PBB menerima banyak pesan yang memberitahu bahwa Korea Utara akan melakukan invasi, PBB menolak semuanya. Sebelum perang, pada awal tahun 1950, perwira CIA stasiun Cina Douglas Mackiernan menerima ramalan intelejen Cina dan Korea Utara yang meramalkan bahwa tentara Korut akan menyerang ke Selatan.Dengan alasan membalas provokasi Korea Selatan, Tentara Korea Utara (tentara Korut) menyebrangi 38 derajat lintang Utara, dibantu tembakan artileri, Minggu pagi tanggal 25 Juni 1950.tentara Korut mengatakan bahwa pasukan Republik Korea (ROK), di bawah pimpinan "bandit pengkhianat Syngman Rhee", telah menyebrangi perbatasan terlebih dahulu—dan mereka akan menngkap serta mengeksekusi Rhee.Pada tahun-tahun sebelumnya, kedua Korea telah saling menyerang satu sama lain, seperti dalam sebuah perang sipil.Beberapa jam kemudian kemudian, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengecam invasi Korea Utara terhadap Republik Korea (ROK), dengan Resolusi 82 DK PBB, meskipun Uni Soviet dengan hak vetonya memboikot pertemuan sejak Januari—memprotes status Taiwan sebagai anggota tetap DK PBB.Pada 27 Juni 1950, Presiden Truman memerintahkan angkatan udara dan laut AS untuk membantu rezim Korea Selatan. Setelah memperdebatkan masalah ini, DK PBB, pada 27 Juni 1950, menerbitkan Resolusi 83 yang merekomendasikan negara anggota memberikan bantuan militer kepada Republik Korea. Kebetulan, ketika menunggu pengumuman fait accompli dari dewan kepada PBB, Deputi Menteri Luar Negeri Uni Soviet menuduh Amerika memulai intervensi bersenjataatas nama Korea Selatan.Uni Soviet menentang legitimasi perang tersebut, karena (i) data intelejen tentara Korea Selatan yang menjadi sumber Resolusi 83 didapatkan dari intelejen AS; (ii) Korea Utara (Republik Demokratik Rakyat Korea) tidak diundang sebagai anggota sementara PBB, yang berarti melanggar Piagam PBB Pasal 32; dan (iii) perang Korea di luar lingkup Piagam PBB, karena perang perbatasan Utara-Selatan awalnya dianggap sebagai perang sipil. Selain itu, perwakilan Soviet memboikot PBB untuk mencegah tindakan Dewan Keamanan, dan menantang legitimasi tindakan PBB; ahli hukum mengatakan bahwa untuk memutuskan suatu tindakan diperlukan suara bulat dari 5 anggota tetap DK PBB.Korea Utara memulai "Perang Pembebasan Tanah Air" dengan melakukan infasi darat-udara secara komprehensif dengan 231.000 tentara, yang berhasil menguasai objek dan wilayah sesuai dengan yang direncanakan seperti Kaesŏng, Chuncheon, Uijeongbu, dan Ongjin, yang mereka dapatkan setelah mengerahkan 274 tank T-34-85, dan 150 pesawat tempur Yak, 110 pesawat pengebom, 200 artileri, 78 pesawat latihan Yak, dan 35 pesawat mata-mata.Sebagai tambahan pasukan invasi, tentara Korut memiliki 114 pesawat tempur, 78 pesawat pengebom, 105 tank T-34-85, dan 30.000 pasukan yang berpangkalan di Korea Utara. Di laut, meskipun hanya terdiri dari beberapa kapal perang kecil, juga terjadi pertempuran yang cukup sengit antara keduanya.Di pihak lain, tentara Korea Selatan tidak siap. Di South to the Naktong, North to the Yalu (1998), R.E. Applebaum melaporkan bahwa tentara Korea Selatan memiliki tingkat kesiapan tempur yang rendah pada 25 Juni 1950. Tentara Korea Selatan hanya memiliki 98.000 tentara (65.000 tentara tempur, 33.000 tentara penyokong), tidak memiliki tank, dan 22 pesawat yang terdiri dari 12 pesawat tipe penghubung dan 10 pesawat latihan AT6. Selain itu tidak ada pasukan asing yang berpangkalan di Korea saat itu—meskipun ada pangkalan AS di Jepang.Dalam jangka waktu beberapa hari saja, banyak tentara Korea Selatan—yang kurang loyal terhadap rezim Syngman Rhee—lari ke selatan atau malah berkhianat dan bergabung dengan tentara Korea Utara.
Aksi Polisi: intervensi Amerika Serikat
Meskipun terjadi demobilisasi besar besaran pasca-Perang Dunia Dua di tubuh sekutu, ada sepasukan tentara AS di Jepang dengan jumlah yang cukup besar; di bawah pimpinan Jenderal MacArthur, mereka bisa melawan Korea Utara. Selain AS, di sana Inggris juga memiliki kekuatan tempur yang hampir sama besarnya.Pada hari sabtu 24 Juni 1950, Menteri Luar Negeri AS Dean Acheson memberi tahun Presiden Harry S. Truman melalui telepon, "Bapak Presiden, saya memiliki berita yang sangat serius. Korea Utara telah menyerang Korea Selatan." Truman dan Acheson mendiskusikan sebuah serangan balasan sebagai respon yang akan diambil AS dengan pimpinan departemen pertahanan, yang setuju bahwa Amerika Serikat harus mengusir agresi militer, lalu menghubungkannya dengan agresi Adolf Hitler di tahun 1930 (yang ketika itu didiamkan AS). Kesalahan seperti itu tidak boleh terulang. Presiden Truman mengakui bahwa pertempuran ini berkaitan dengan usaha Amerika mencegah komunisme yang semakin mengglobal:"Komunisme sedang beraksi di Korea, sebagaimana yang dilakuan Hitler, Mussolini, dan Jepang lakukan sepuluh, lima belas, dan dua puluh tahun yang lalu. Saya merasa yakin bila Korea Selatan dibiarkan jatuh, pemimpin Komunis akan semakin melebarkan kekuasaannya hingga ke negara dekat pantai kita sendiri. Jika Komunis dibiarkan memaksakan kehendak mereka di Republik Korea tanpa perlawanan dari dunia yang bebas, negara-negara kecil lainnya akan kehilangan keberanian untuk melawan ancaman dan agresi dari tetangga Komunisnya yang lebih kuat."Presiden Harry S. Truman mengumumkan bahwa AS akan melawan "agresi yang tidak diprovokasi" dan "bersemangat mendukung upaya [PBB] dewan keamanan untuk mengakhiri pelanggaran serius terhadap perdamaian.Pada bulan Agustus 1950, Presiden dan Sekretaris Negara dengan mudah membujuk Kongres mengegolkan $12 milyar untuk menambah anggaran militer di Asia yang penting untuk mencapai tujuan National Security Council Report 68 (NSC-68), penahanan global AS terhadap komunisme.Atas rekomendasi Acheson, Presiden Truman memerintahkan Jenderal MacArthur mentransfer material kepada tentara Republik Korea dan memberikan perlindungan udara pada evakuasi warga negara Amerika Serikat. Namun Presiden menolak mengebom Korea Utara secara langsung. Selain itu, Presiden juga memerintahkan US Seventh Fleet untuk melindungi Taiwan, yang meminta untuk ikut bertempur di Korea. Namun presiden menolak permintaan itu dengan alasan dapat memancing kemarahan Cina.Pertempuran Osan adalah pertempuran besar pertama antara AS dan Korea Utara di Perang Korea. Pada 5 Juli 1950, Task Force Smith menyerang Korea Utara di Osan, namun karena tidak membawa senjata yang mampu menghancurkan tank Korea Utara, mereka gagal, dengan total 180 orang tewas, terluka, atau tertangkap. Korea Utara maju ke Selatan, memaksa Divisi ke-24 AS mundur ke Taejeon, yang di kemudian hari juga berhasil dikuasai Korea Utara pada Pertempuran Taejon;[8] Divisi ke-24 menderita 3.602 tewas atau terluka dan 2.962 ditangkap—termasuk komandan divisi Mayor Jendral William F. Dean.Di udara, Angkatan Udara Korea Utara menembak jatuh 18 pesawat tempur dan 29 pengebom AS; sementara AS hanya menjatuhkan 5 pesawat tempur Korea Utara.Di bulan Agustus, Korea Utara berhasil menekan Korea Selatan dan tentara AS ke kota Pusan, di Tenggara Korea.Dalam serangan itu, Korea Utara menghabisi akademisi Korea Selatan dengan membunuh pegawai negeri dan kaum intelektual.[8] Pada 20 Agustus, Jenderal MacArthur memperingatkan pemimpin Korea Utara Kim Il-Sung bahwa ia bertanggung jawab terhadap kekejaman tentara Korea Utara.Hingga bulan September, tentara PBB hanya bisa mengontrol pinggiran kota Pusan, atau hanya 10% dari wilayah Korea.
Eskalasi
Dalam keputusasaan di Pertempuran Perimeter Pusan (Agustus-September 1950), Angkatan Darat Amerika Serikat menahan serangan tentara Korut yang bermaksud kota. Namun tak lama kemudian, USAF dapat menghambat logistik tentara Korut dengan menghancurkan 32 jembatan. USAF juga menghancurkan depot logistik, penyulingan minyak, dan pelabuhan untuk menghambat pasokan material tentara Korut. Sebagai akibatnya, tentara Korut di semenanjung Selatan tidak bisa mendapatkan pasokan.Di saat yang sama, garnisun AS di Jepang terus-menerus mengirim tentara dan bahan untuk memperkuat Perimeter Pusan.Batalion tank dikerahkan ke Korea dari San Francisco (di daratan Amerika Serikat); pada akhir Agustus, Perimeter Pusan memiliki sekitar 500 tank.Pada awal September 1950, tentara Republik Korea dan pasukan komando PBB menyerang balik 100.000 tentara Korut dengan 180.000 pasukan.
Pertempuran Incheon
Keadaan di Pusan Perimeter telah berbalik; tentara Korut mulai kekurangan orang dan pasokan (supply) sementara di sisi Republik Korea pasukan telah mendapatkan mendapatkan tambahan senjata dan amunisi.Untuk membantu pertahanan di Perimeter Pusan, UN CIC Jenderal MacArthur merekomendasikan sebuah pendaratan amfibi di Incheon, di belakang garis pertahanan Korut.Pada 6 Juli, ia memerintahkan Mayor Jenderal Hobart Gay, komandan Divisi Kavaleri pertama, untuk merencanakan pendaratan amfibi tersebutl pada 12—14 Juli, Divisi Kavaleri pertama berangkat dari Yokohama untuk membantu Divisi Invantri ke-24.Operasi yang disebut sebagai Operasi Chromite ini dilaksanakan saat gelombang ombak mengganas. Jenderal McArthur telah lama merencanakan penyerbuan ini, namun Pentagon selalu mencegahnya.Ketika mendapatkan otoritas, ia mengerahkan pasukannya yang terdiri dari 70.000 infantri Divisi Marinir Pertama, Divisi Infantri ke-7, dan 8.600 tentara Republik Korea.Pada tanggal hari-h tanggal 15 September, tim penyerang menghadapi sedikit—namun kuat—tentara Korut; intelejen militer, operasi psikologi, pengintaian, dan pengeboman turut berperan dalam operasi ini. Pengeboman itu sendiri menghancurkan sebagian besar kota Incheon.Pendaratan Incheon memungkinkan Divisi Kavaleri Pertama untuk mulai menyerang ke bagian utara. Mereka maju 106.4 mil ke dalam wilayah musuh dan kemudian bergabung dengan Divisi Infantri Ke-7 di Osan. Perlahan-lahan mereka menghabisi tentara Korut, dan mengepung yang masih tersisa di wilayah Korea Selatan; dengan cepat, Jenderal MacArthur merebut kembali Seoul; namun tentara Korut yang nyaris terkepung berhasil kabur ke Utara dengan hanya 25.000 hinga 30.000 pasukan tersisa.
Serangan PBB: Invasi ke Korea Utara (September–Oktober 1950)
Pada tanggal 1 Oktober 1950, Komando PBB mendorong tentara Korut hingga ke Utara, melewati paralel ke-38, Republik Korea kemudian mengejar mereka masuk ke wilayah Korea Utara.Enam hari kemudian, pada 7 Oktober, dengan otorisasi dari PBB, pasukan Komando PBB mengikuti pasukan Republik Korea menyerang ke wilayah Utara. Angkatan Darat AS kedepalam dan tentara Republik Korea menyerang ke bagian Barat Korea, dan berhasil merebut Pyongyang, ibukota Korea Utara, pada 19 Oktober 1950. Di akhir bulan, pasukan PBB menahan 135,000 tawanan perang; dan mereka melihat adanya perpecahan di tentara Korea Utara.Jenderal MacArthur dan beberapa politisi Amerika sempat mengusulkan untuk menyerang Komunis Cina untuk menghancurkan depot Tentara Rakyat China yang memasok kebutuhan perang Korea Utara, namun Presiden Truman tidak setuju, dan memerintahkan Jenderal MacArthur tidak melewati perbatasan Sino-Korea.
Intervensi Cina
Pada 27 Juni 1950, dua hari setelah invasi terhadap Korut dan tiga bulan sebelum intervensi Cina untuk Perang Korea, Presiden Truman mengirimkan Armada 7 AS ke Selat Taiwan, untuk melindungi Republik Nasionalis Cina dari ancaman Republik Rakyat China (RRC). Tanggal 4 Agustus 1950, Mao Zedong melapor kepada Politbiro bahwa ia akan melakukan intervensi bila Tentara Relawan Rakyat (PVA) sudah siap untuk dimobilisasi. Pada 20 Agustus 1950, Perdana Menteri Zhou Enlai menginformasikan Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa "Korea adalah tetangga Cina... Rakyat Cina harus terlibat mencari solusi untuk masalah Korea "-dengan demikian, melalui diplomat dari negara netral, Cina memperingatkan AS, bahwa dalam menjaga keamanan nasional Cina, mereka akan melakukan intervensi terhadap Komando PBB di Korea.Presiden Truman menafsirkan pesan ini sebagai "sebuah usaha untuk pemerasan terhadap PBB", dan mengabaikannya.Politbiro mengizinkan intervensi Cina di Korea pada tanggal 2 Oktober 1950-sehari setelah tentara Republik Korea menyeberangi perbatasan 38-paralel. Kemudian, Cina mengklaim bahwa pesawat-pesawat pembom AS telah melanggar wilayah udara nasional RRC dalam perjalanannya menuju Korea Utara-sebelum Cina melakukan invervensi di Korea Utara.
Pada bulan September, di Moskow, Perdana Menteri RRC Zhou Enlai menambahkan tekanan diplomatik dan personal dalam telegram Mao kepada Stalin, meminta bantuan militer dan material. Stalin menundanya; Mao dijadwalkan kembali meluncurkan "Perang Melawan Bala Bantuan Amerika dan Korea" dari 13 ke 19 Oktober 1950. Uni Soviet hanya mau memberikan bantuan serangan udara di bagian Utara Sungai Yalu. Namun Mao menganggap bantuan itu tidak berguna karena pertempuran lebih banyak terjadi di sisi Selatan sungai tersebut.Soviet juga membatasi bantuannya dan hanya mau mengirimkan material berupa truk, senjata mesin, granat, dan sejenisnya.Pada 8 Oktober 1950, sehari setelah tentara AS menyebrang ke wilayah Korea Utara, Mao Zedong memerintahkan Tentara Pembebasan Rakyat Frontier Barat Laut direorganisasi ke dalam People's Volunteer Army (PVA),yang sedang bertempur dalam "Perang Melawan Amerika dan Membantu Korea." Mao menjelaskan kepada Stalin: "Bila kita membiarkan Amerika Serikat menduduki seluruh Korea, kekuatan revolusioner Korea akan mendapatkan kekalahan telak, penjajah Amerika akan merajalela dan memberikan efek negatif terhadap seluruh Timur Jauh."Pengintaian udara AS mengalami kesulitan menemukan unit PVA di siang hari karena disiplin yang mereka miliki.PVA bergerak dari "malam-ke-malam" (19.00-03.00) dan membuat kamuflase agar tak terlihat dari udara pada jam 05.30. Di siang hari, mereka mengirim tim untuk mencari lokasi istirahat dan mendirikan bivak. Bila pesawat melintas, mereka diharuskan untuk diam tak bergerak hingga pesawat tersebut menghilang. Perwira PVA diperbolehkan menembak pasukannya yang dianggap dapat mengancam keamanan pasukan.Disiplin yang keras seperti itu membuat tiga divisi pasukan berjalan sejauh 286 mil (460 km) dari An-tung, Manchuria, ke medan pertempuran dalam 19 hari; divisi lain yang melewati daerah pegunungan berliku mampu berjalan rata 18 mil (29 km) setiap harinya selama 18 hari.Pada 10 Oktober 1950, Batalion Tank ke-89 digabungkan dengan Divisi Kavaleri Pertama, menambah jumlah kendaraan baja yang tersedia untuk menyerang ke Utara. Pada 15 Oktober, setelah menghadapi perlawanan Korut, Resimen Kavaleri ke-7 dan Charilie Company, Batalion Tank ke-70 berhasil menguasai kota Namchonjam. Pada 17 Oktober, mereka menyerang lewat arah kanan, menjauhi jalan utama, untuk menguasai Hwangju. Dua hari kemudian, Divisi Pertama Kavaleri menguasai Pyongyang, ibu kota Korea Utara, sehingga pada 19 Oktober 1950 tentara AS sepenuhnya menguasai Korea Utara.Di tempat lain, 15 Oktober 1950, Presiden Truman dan Jen. MacArthur bertemu di Wake Island di tengah Samudera Pasifik.Kepada Presiden Truman, Jen. MacArthur berspekulasi bahwa kecil risiko China akan mengintervensi di Korea;bahwa kesempatan tentara China membantu Korut telah hilang; bahwa China memiliki 300.000 tentara di Manchuria, dan sekitar 100.000-125.000 tentara di Sungai Yalu; dan menyimpulkan bahwa meskipun setengah dari seluruh tentara menyebrang ke Selatan, mereka dapat dengan mudah dihancurkan karena tidak memiliki perlindungan udara.Peta Pertempuran Chosin ReservoirSetelah menghadapi dua pertempuran kecil pada 25 Oktober, pertempuran besar pertama antara China-Amerika terjadi pada 1 November 1950; jauh di wilayah Korea Utara, ribuan tentara China mengepung dan menyerang unit Komando PBB dalam Pertempuran Unsan.Di Barat, akhir November, di sepanjang Sungai Chongchon, tentara China menyerang dan mengalahkan beberapa divisi Korea Selatan, dan menghabisi tentara PBB yang tersisa.Pasukan PBB dan tentara ke-8 AS berhasil bergerak mundur karena mendapat dukungan Brigade Turki yang menahan serangan China selama 4 hari (26-30 November). Di Timur, pada Pertempuran Chosin Reservoir , dan Regimental Combat Team Divisi Infantri ke-7 (3000 tentara) dan divisi marinir (12.000—15.000 marinir) juga mundur setelah dikepung, dengan total tewas secara keseluruhan 15.000 orang.Awalnya, infantri tentara China di garis depan tidak memiliki persenjataan berat maupun crew-served light infantry weapons, namun dengan cepat mereka menutupi kelemahan yang mereka miliki; dalam How Wars Are Won: The 13 Rules of War from Ancient Greece to the War on Terror (2003), Bevin Alexander melaporkan:Metodenya adalah dengan menggabungkan unit-unit peleton yang terdiri dari 50 orang ke dalam kompi yang berisi 200 orang, yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa unit kecil. Satu tim memotong jalan lari tentara Amerika, yang lainnya menyerang baik dari arah depan maupun samping secara bersamaan. Penyerangan berlanjut dari segala arah hingga pasukan musuh dihancurkan atau terpaksa kabur.Dalamn South to the Naktong, North to the Yalu, R.E. Appleman menggambarkan taktik menyerang tentara China:Dalam Serangan Fase Pertama, tentara infantri ringan menjalankan taktik penyerangan, umumnya tidak membawa senjata yang lebih besar dari mortar. Serangan mereka menggambarkan betapa pasukan China sangat terlatih, disiplin, dan sangat ahli dalam penyerangan di malam hari. Mereka ahli dalam seni kamuflase. Unit patroli ahli dalam menemukan poisi musuh. Mereka merencanakan serangan mereka dari sisi belakang musuh, memotong jalur lari dan suplai mereka, kemudian menyerang dari depan dan samping untuk mengendapkan pertempuran. Mereka juga melakukan taktik yang mereka sebut sebagai hachi Shiki, di mana mereka membentuk formasi-V dan membiarkan musuh masuk ke formasi itu, kemudian memerintahkan pasukan lain menunggu di formasi V untuk mencegat pasukan musuh lainnya yang berusaha menyelamatkan pasukan yang sedang terkepung. Taktik ini berhasil di Onjong, Unsan, dan Ch'osan, namun tidak sepenuhnya berhasil di Pakch'on dan Ch'ongch'on.Di akhir November, tentara China berhasil mengusir pasukan Komando PBB dari timur laut Korea Utara, hingga melewati perbatasan parallel ke-38. Pasukan PBB lari ke pantai timur dan membangun pertahanan di kota pelabuhan Hungnam—dan menunggu bantuan di sana. Pada Desember 1950, 193 kapal yang membawa 105.000 tentara, 98.000 penduduk sipil, 17.500 kendaraan, dan 350.000 ton suplai tiba di Pusan, di bagian selatan tanjung korea.Sebelum kabur, pasukan Komando melakukan operasi untuk menghambat pergerakan pasukan musuh dengan menghancurkan sebagian besar kota Hungam dan, pada 16 Desember 1950, Presiden Truman mendeklarasikan keadaan darurat nasional (national emergency) melalui Presidential Proclamation No. 2914, 3 C.F.R. 99 (1953),yang berlaku hingga 14 September 1978.
Menyebrangi parallel: Penyerangan Musim Dingin China (awal 1951)
USAF firepower: B-26 Invaders bomb logistics depots in Wonsan, North Korea, 1951.Pada bulan Januari 1951, tentara China dan Korut melaksanakan Penyerangan Fase Ketiga (atau dikenal pula dengan sebutan "Penyerangan Musim Dingin China") menggunakan taktik serangan malam di mana tentara PBB secara diam-diam dikepung kemudian diserang tiba-tiba. Penyerangan itu juga didukung oleh bunyi-bunyi trompet dan gong dengan tujuan sebagai alat komunikasi kepada pasukan yang menyerang sekaligus membuat pasukan musuh mengalami disorientasi secara mental. Pasukan PBB tidak memiliki pengalaman menghadapi taktik seperti ini dan sebagai hasilnya beberapa pasukan langsung lari meninggalkan persenjataannya ke arah Selatan.Penyerangan Musim Dingin China ini berhasil membuat pasukan PBB kewalahan. Tentara China dan Korut berhasil menguasai Seoul pada 4 Januari 1951.Selain kekalahan itu, tentara AS juga mengalami pukulan telak setelah Jendral Walker tewas akibat kecelakaan mobil, yang membuat moral pasukan menurun.Kejadian ini hampir memaksa Jendral MacArthur menggunakan bom atom untuk menyerang China dan Korut serta memotong jalur suplai mereka.Namun, pengganti Walker, Letnan-Jendral Matthew Ridgway, moral pasukan kembali meningkat.Pasukan PBB di bagian Barat mundur ke Suwon, di bagian Tengah mundur ke Wonju, di bagian timur mundur ke Samchok, di mana garis depan distabilisasi dan dipertahankan.Tentara China mulai kehabisan logistik dan terpaksa membatalkan rencananya menyerang lebih jauh; makanan, amunisi, dan material dibawa di malam hari, dengan berjalan kaki atau sepeda, melewati Sungai Yalu. Pada akhir Januari, setelah menemukan bahwa musuh telah meninggalkan garis pertempuran, Jendral Ridgway memerintahkan operasi mata-mata yang dikenal sebagai Operasi Roundup (5 February 1951) yang berlangsung secara bertahap sambil mempertahankan superioritas udara tentara PBB.Operasi ini sukses dan mengakibatkan tentara PBB mampu mencapai Sungai Han dan menguasai Wonju.Pada pertengahan Februari, tentara China menyerang balik dengan Penyerangan Fase Keempat, yang dilancarkan dari Hoengsong menghadapi tentara AS di Chipyong-ni, di bagian tengah.[8] Tentara AS dan Tentara Perancis berjuang menghadapi serangan itu dalam sebuah pertempuran singkat namun cukup menghambat efektifitas serangan China.[8]In the last two weeks of February 1951, Operation Roundup was followed with Operation Killer (mid-February 1951), carried out by the revitalized Eighth Army, restored for a full-scale, battlefront-length attack staged for maximal firepower exploitation to kill as many KPA and PVA troops as possible.]Rp. 121Rp. 121 Operation Killer, concluded with I Corps re-occupying the territory south of the Han River, and IX Corps capturing Hoengsong.Rp. 122 On 7 March 1951, the Eighth Army attacked with Operation Ripper, expelling the PVA and the KPA from the South Korean capital city on 14 March 1951. This was the city's fourth conquest in a years' time, leaving it a ruin; the 1.5 million pre-war population was down to 200,000, and the people were suffering from severe food shortages.Rp. 122.Pada tanggal 11 April 1951, Commander-in-Chief Truman membebastugaskan Jendral MacArthur, Panglima Tertinggi di Korea, karena dianggap melakukan pembangkangan dan menunjuk Ridgway Jendral untuk menggantikannya. Serangan-serangan berikutnya , antara lain operasi Courageous (23-28 Maret 1951) dan Tomahawk (23 Maret 1951), berhasil mendorong mundur tentara China dan Korut. Tentara PBB maju ke "Garis Kansas", bagian Utara parallel ke-38. Hill 105: Tentara China terbunuh dalam pertempuran melawan Divisi Pertama Marinir, Korea, 1951.China melakukan serangan balasan pada bulan April 1951, dengan Penyerangan Fase Kelima (dikenal pula sebagai "Penyerangan Musim Semi China") dengan tiga tentara lapangan (field army) (sekitar 700.000 orang) Serangan utama terjadi di Sungai Imjin (22-25 April 1951) dan Kapyong (22-25 April 1951), yang dipertahankan mati-matian oleh tentara AS dan menumpulkan daya dorong Penyerangan Fase Kelima dan akhirnya berenti di No-name Line di Utara Seoul.Pada tanggal 15 Mei 1951, tentara China di timur menyerang Tentara Republik Korea dan Amerika Serikat, namun berhasil dihentikan tanggal 20 Mei.Pada akhir bulan, Angkatan Darat Amerika Serikat melakukan serangan balasan dan merebut kembali "Line Kansas", tepat di bagian Utara paralel 38.PBB kemudian menghentikan serangan dan bertahan di sana, mengakibatkan keadaan stalemate hingga gencatan senjata tahun 1953.
Stalemate (Juli 1951—Juli 1953)
Pada tahun-tahun berikutnya, tentara PBB dan China tetap berperang, namun perubahan wilayah kekuasaan tidak banyak berubah dan terjadi kebuntuan (stalemate). Sementara pengeboman wilayah Korea Utara terus berlangsung, perundingan gencatan senjata dimulai tanggal 10 Juli 1951 di Kaesong.Pertempuran juga terus berlangsung meskipun perundingan tengah berjalan; tujuan Korsel-PBB adalah untuk merebut kembali seluruh Korea Selatan dan menghindari kehilangan wilayah. Tentara China dan Korut juga melakukan operasi serupa serta melakukan operasi-operasi psikologikal. Pertempuran-pertempuran utama dalam fase ini antar alain Pertempuran Bloody Ridge(18 Agustus—15 September 1951) dan Pertempuran Heartbreak Ridge (13 September—15 Oktober 1951), Pertempuran Old Baldy (26 Juni—4 Agustus 1952), Pertempuran White Horse (6–15 Oktober 1952), Pertempuran Triangle Hill (14 Oktober—25 November 1952), dan Pertempuran Hill Eerie(21 Maret—21 Juni 1952), pengepungan Outpost Harry (10—18 Juni 1953), Pertempuran Hook (28—29 Mei 1953), dan Pertempuran Pork Chop Hill (23 Maret—16 Juli 1953). Pergolakan dan perubahan wilayah kekuasaan hingga mengalami kebuntuan.Negosiasi gencatan senjata berlanjut selama dua tahun;di Kaesone (Korea Utara bagian Selatan), kemudian di Panmunjon (perbatasan kedua Korea).Problem utama dari negosiasi ketika itu adalah repatriasi tawanan perang.China, Korea Utara, dan tentara PBB tidak bisa membuat kesepakatan karena banyak tentara China dan Korea Utara yang menolak kembali ke Utara.Dalam perjanjian gencatan senjata terakhir, sebuah Komisi Repatriasi Negara-Negara Netral dibentuk untuk mengurusi masalah tersebut.Rp. 242-245.Pada tahun 1952, AS memilih presiden baru, dan pada tanggal 29 November 1952, presiden terpilih Dwight D. Eisenhower terbang ke Korea untuk mempelajari hal-hal yang mungkin dapat mengakhiri perang Korea.Pada 27 Juli 1953, proposal gencatan senjata dari India disetujui oleh Korea Utara, China, dan tentara PBB sehingga mereka sepakat untuk melakukan gencatan senjata dengan batas di paralel ke-38. Dalam persetujuan tersebut tertulis bahwa pihak-pihak yang terlibat menciptakan sebuaeh Zona Demiliterisasi Korea. Tentara PBB, yang didukung oleh Amerika Serikat, Korea Utara, dan China menandatangani Perjanjian Gencatan Senjata; Presiden Korea Selatan Syngman Rhee menolak untuk menandatangani perjanjian itu, karenanya Republik Korea dianggap tidak berpartisipasi dalam perjanjian tersebut.
Buntut Pertempuran Chosin: Operasi Glory
Setelah perang, pasukan PBB menguburkan pasukannya yang tewas di pemakaman sementara di Hŭngnam. Dengan Operasi Glory (Juli-November 1954), masing-masing pihak saling bertukar mayat pasukannya. Mayat 4.167 angkatan darat dan Korps Marinir AS ditukar dengan 13.528 mayat tentara China dan Korut. Sebanyak 546 penduduk sipil yang tewas di kamp tahanan perang PBB diserahkan kepada pemerintahan Korsel.Setelah Operasi Glory, 416 "prajurit tak dikenal" dimakamkan di Punchbowl Cemetery, Hawaii.
Korban Perang Korea — Tentara PBB dan AS menghitung jumlah tentara China dan Korea Utara yang tewas berdasarkan laporan korban-tewas di lapangan, interogasi tahanan perang, dan intelejen militer (dokumen, mata-mata, dan lain-lain).[63] Korban tewas: AS: 36.940 terbunuh, China:100.000—1.500.000 terbunuh; kebanyakan sumber memperkirakan 400.000 orang yang terbunuh; Korea Utara: 214,000–520,000; kebanyakan sumber memperkirakan 500.000 orang yang terbunuh. Korea Selatan: Rakyat sipil: 245.000—415.000 terbunuh; Total rakyat sipil yang tewas antara 1.500.000—3.000.000; kebanyakan sumber memperkirakan 2.000.000 tewas.melaporkan bahwa tentara memiliki "kekuatan musuh dieliminasi 1.090.000, termasuk 390.000 dari Amerika Serikat, 660.000 dari Korea Selatan Templat: Sic, dan 29.000 dari negara-negara lain." Tidak rincian diberikan untuk jumlah korban tewas, terluka, dan ditangkap, yang peneliti Cina Xu Yan menunjukkan mungkin telah membantu negosiasi untuk repatriasi POW Xu. menulis bahwa PVA "menderita kematian 148.000 sama sekali, di antara yang tewas dalam pertarungan 114.000 Templat: sic, insiden, dan winterkill, 21.000 meninggal setelah dirawat di rumah sakit, 13.000 meninggal karena penyakit, dan 380.000 luka-luka Ada juga 29.000 hilang, termasuk 21.400 tahanan perang, di antaranya 14.000 dikirim ke Taiwan, 7.110 dipulangkan.. " Untuk KPA, mengutip Xu 290.000 korban, 90.000 tawanan perang, dan "besar" jumlah kematian warga sipil di utara. Kotak informasi daftar pasukan PBB Command korban Perang Korea, dan perkiraan mereka PVA dan KPA korban.China dan Korut menerbitkan sebuah deklarasi bersama setelah perang, yang melaporkan bahwa "pasukan mereka telah menewaskan 1,09 juta tentara musuh termasuk 390.000 dari AS, 660.000 dari Korea Selatan [sic], dan 29.000 dari negara lainnya."Tidak ada rincian yang diberikan tentang jumlah tentara yang tewas, terluka, atau ditangkap.Dalam kotak informasi tersedia daftar korban Perang Korea dari PBB, dan perkiraan mereka untuk korban dari pihak China dan Korut.
Akhir perang
Perang ini berakhir pada 27 Juli 1953 saat Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, dan Korea Utara menandatangani persetujuan gencatan senjata. Presiden Korea Selatan, Seungman Rhee, menolak menandatanganinya namun berjanji menghormati kesepakatan gencatan senjata tersebut. Namun secara resmi, perang ini belum berakhir sampai dengan saat ini.
*sumber :mbah google*
sometimes I love animal more than I love human • mencintai langit apapun yang terjadi
Subscribe to:
Posts (Atom)

